laman

jadwal halal bihala IKAT 2014

jadwal  halal bihala IKAT 2014
jadwal halal bihala IKAT 2014

10 Juni 2013

Pengurus Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Trenggalek Dikukuhkan



Pengurus Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Trenggalek masa khidmat 2013 – 2018 pada tanggal 5 Juni 2013 telah dikukuhkan. Pengukuhan dilaksanakan di “Pendopo Manggala Praja Nugraha Kab. Trenggalek“ oleh  Kh. Abdusshomad Buchori ( Selaku Ketua MUI Provinsi Jawa Timur ) dan acara ini bertepatan dengan Peringatan Isro Mi’roj Nabi Muhammad SAW dan dihadiri oleh  Bupati  beserta Wakil Bupati , Anggota Forpimda,Ketua MUI Provinsi Jawa Timur beserta rombongan, Ketua dan Anggota komisi IV DPRD Kab. Trenggalek,  Kepala SKPD dan Bagian Lingkup Pemkab. Trenggalek,  Para CPNS  dan Pengurus Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Trenggalek masa khidmat 2013 – 2018.


Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Trenggalek memiliki 6 komisi dan mempunyai tugas dan fungsi yang akan diemban sesuai dengan visi dan misi dari MUI Trenggalek agar kedepan MUI lebih perhatian kemungkinan adanya aliran sesat di Kabupaten Trenggalek, fatwa MUI akan sangat berpengaruh terhadap berkembangnya aliran sesat tersebut.


Pada kesempatan tersebut Bupati Trenggalek menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus MUI yang baru dikukuhkan dan hendaknya tidak terlalu membanggakan diri serta mau membekali diri dengan berbagai ilmu pengetahuan dengan tetap menjaga kearifan lokal, karena ini merupakan amanat berat yang harus diemban seiring dengan berbagai tantangan akibat kemajuan zaman, demi kemajuan organisasi dan kemaslahatan umat.Dalam peringatan isro mi’roj dan Pengukuhan Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini terkandung berbagai macam hikmah yang sangat berguna bagi kehidupan sehari – hari antara lain : Belajar menjadi pendengar yang baik, tidak pernah menyerah, menghormati orang tua dan adanya beberapa tahapan atau fase dalam perintah sholat lima waktu dari Allah SAW yang maha tinggi kepada makhluk yang memiliki derajat tertinggi dan dalam ibadah sholat sudah ditentukan arah kiblat yang sama, sehingga orang islam harus menguasai ilmu geografi, aljabar, dan aritmatika. Sedangkan untuk membangun tempat ibadah memerlukan teknokrat. Berbagai persyaratan ilmu pengetahuan tersebut akan bisa dikuasai apabila kita mau dan mampu membumikan hikmah isro mi’roj yang diawali dari diri kita masing – masing, melalui tilawah/membaca, mengkaji berbagai ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan fenomena alam dan teknologi, sosiologi, sejarah dan antropologi dengan tanpa meninggalkan perhatian terhadap perkembangan lingkungan alam dan sosial kita masing – masing, serta tetap menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan.

Selanjutnya hikmah isro' mi'roj disampaikan oleh Almukarrom Kh. Abdusshomad Buchori dari Surabaya.

Kabar Berita Lain